Tutorial : Membuat Website PHP Pertama Anda [Pendahuluan]

Bahasa program PHP digunakan untuk membangun website dinamis, yaitu website-website yang membutuhkan perubahan secara rutin, sedangkan website yang dibangun dengan hanya menggunakan HTML (dan CSS) adalah website statis yang tidak dapat diupdate isinya, kecuali dengan melakukan perubahan secara manual ke dalam kode-kode HTMLnya. Namun untuk tutorial PHP pertama ini, kita belum menggunakan PHP untuk membuat website dinamis, karena kita belum menggunakan database. Anda hanya akan diperkenalkan dengan cara kerja PHP serta mengenal beberapa fungsi dan penggunaan variabel PHP (PHP variable).

Sebelum memulai membuat website PHP, pastikan anda sudah menginstal server Apache di komputer anda sebagai local server seperti yang dijelaskan disini dan server sudah dalam keadaan aktif. Untuk memastikan bahwa server lokal anda sudah berjalan, coba buka di browser anda http://localhost/, maka akan terbuka halaman yang berisi Configuration Server lokal anda.

Selanjutnya mari kita mulai mencoba menggunakan kode-kode PHP untuk membuat halaman website.

Langkah Pertama

Buat dulu folder baru di localhost anda untuk menyimpan file PHP yang akan anda bangun. Misalkan nama foldernya adalah “belajar-php“. Kalau anda menggunakan WAMPServer, maka localhost anda berada di bawah folder wamp->www-> sedangkan jika anda menggunakan XAMPP artinya localhost anda berada di folder XAMPP->www->, berarti sekarang anda sudah mempunya folder wamp->www->belajar-php atau XAMPP->www->belajar-php.

Buka teks editor anda (Notepad, notepad++, DreamWeaver, PSPad atau editor apa aja yang anda sukai), buat dokumen baru dan simpan di localhost anda dengan nama index.php di folder “belajar-php” yang anda buat tadi. Sekarang ada coba buka di browser http://localhost/belajar-php/ maka akan muncul halaman kosong.

Langkah Kedua

Tuliskan kode berikut di dalam file index.php anda :

<html>

<head>

<title>Belajar PHP</title>

</head>

<body>

<h1>Ini judul Utama</h1>

<p>Ini paragraf pertama</p>

</body>

</html>

Simpan dokumen anda dan coba buka kembali/refresh http://localhost/belajar-php/ di browser, sekarang halaman website anda berisi heading : “Ini Judul Utama” dan paragraf : “Ini paragraf pertama”.  Tapi halaman yang anda buat masih menggunakan HTML murni. Sekarang masi kita sisipkan kode PHP, seperti berikut :

<html>

<head>

<title>Belajar PHP</title>

</head>

<body>

<h1><?php echo "Ini Judul Utama"; ?></h1>

<p><?php echo "Ini paragraf pertama"; ?></p>

</body>

</html>

Simpan dokumen, kemudian refresh browser anda yang sedang membuka http://localhost/belajar-php/ tadi. Ternyata tampilan yang dihasilkan sama kan?

Nah setiap kode PHP harus dimulai dengan tag <?php dan ditutup dengan tag ?> . Bisa juga menggunakan short tag <? ?>, tapi anda harus melakukan sedikit perubahan pada file php.ini yang sebaikan hindarkan dulu sebagai pemula.   Perintah echo pada PHP adalah perintah untuk menampilkan konten ke halaman browser.  Dan setiap statement atau pernyataan pada PHP selalu diakhiri dengan tanda semicolon (;) atau titik koma.

Selanjutnya coba ubah kode anda menjadi seperti berikut :

<html>

<head>

<title>Belajar PHP</title>

</head>

<body>

<?php echo "<h1>Ini Judul Utama</h1>"; ?>

<?php echo "<p>Ini paragraf pertama</p>"; ?>

</body>

</html>

Simpan dan refresh kembali browser anda. Tampilannya masih sama bukan? Dari sini anda akan paham bahwa output yang diberikan oleh PHP akan dibaca oleh browser dan menerjemahkannya sebagai bahasa HTML, jadi ketika PHP memerintahkan output  <h1></h1> maka kode ini akan diterjemahkan sebagai Heading pada kode HTML. Inilah yang dimaksud bahwa PHP bekerja disisi server bukan di sisi browser.

Langkah Ketiga

Berikutnya kita akan coba menggunakan variabel PHP. Ubah dokumen anda menjadi seperti berikut :

<?php 

Page 1 of 4 | Next page